Ambon – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku melalui Bidang Perdagangan Luar Negeri, bersama dengan Bidang Perikanan Budidaya, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Kantor Bea Cukai Ambon, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Maluku, Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Ambon, serta Garuda Indonesia Ambon, melakukan ekspor perdana ikan kerapu hidup dari PT. Rajawali Laut Timur, di Bandara Pattimura Ambon, Rabu (23/7/2025).

Hadir pada kesempatan itu Plh. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku Achmad Jais Ely, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Maluku Zainab Usemahu, Kepala Kantor Bea Cukai Ambon M. Farid Irfan M, Perwakilan Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Ambon Hiban Sunneth, GM Garuda Indonesia Ambon Radhitya Prastanika, Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Roy Iwamony, Kepala Balai Karantia Hewan, Ikan dan Tumbuhan Maluku Abdur Rohman, serta dari pihak pengusaha PT Samudera Kris Jaya yang pada hari ini juga turut mengekspor Kepiting Bakau.


Daniel Liaw Manager PT Rajawali Laut Timur, pada kesempatan itu mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh pihak Pemerintah Provinsi Maluku dan stakeholder lainnya, karena dengan adanya koordinasi yang sangat terarah, disaat ini pihaknya sudah bisa mengirim kembali produknya, dengan mencatatkan setiap pengiriman melalui Maluku.

“Kami siap menjadi eksportir yang berdaya guna bagi Maluku, kami siap menjalin koordinasi agar setiap sumber daya yang dimanfaatkan dari Maluku dapat dipakai sebaik-baiknya demi kesejahteraan orang-orang di Maluku,” tegasnya.

Kadis dalam keterangannya mengatakan bahwa ini adalah saat yang sebenarnya ditunggu-tunggu selama ini, dimana ekspor selalu dilakukan dengan kapal, namun hari ini bisa dilakukan perdana dengan menggunakan Pesawat di Bandara Pattimura, dimana hal ini dapat mempersingkat waktu pengiriman.

Lebih lanjut ia mengucapkan selamat dan sukses kepada PT Rajawali Laut Timur, atas kerjasama yang telah dibangun, bersama dengan berbagai pihak lainnya.

“Gubernur selalu mengharapkan untuk bahu membahu membuat team work yang baik untuk memperkuat ekspor, guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Maluku,” ujarnya.

Hari ini, lanjut Kadis adalah langkah perdana dan kedepan diharapkan ada peningkatan dan terus dijaga keberlanjutannya, sehingga bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Maluku.

“Selamat dan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya, disampaikan kepada tim yang ada mendukung sehingga proses ekspor berjalan aman dan lancar, serta mudah-mudahan sampai ke tempat tujuan dengan baik dan bisa menghasilkan yang terbaik untuk kita semua,” tutupnya.

Adapun jumlah produk perikanan yang diekspor yakni Ikan Kerapu Hidup total Volume 0,55 ton dengan nilai ekspor USD 19.672 tujuan Hongkong , serta Kepiting Bakau total volume 0,41 ton dengan nilai ekspor USD 2.970 tujuan Singapura. (MCIndag_BP-Hyt)

id_IDIndonesian