SATGAS PANGAN PROVINSI MALUKU : Dipastikan Beras Plastik Hoax

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku, Elvis Pattiselanno memastikan Kota Ambon bebas dari peredaran beras plastik. Elvis mengatakan hal itu usai tim Satgas Pangan melakukan pengecekan lapangan terkait dengan informasi yang beredar terdapat beras plastik di Desa Passo Kecamatan Baguala Kota Ambon.  Sebelumnya beredar luas di media sosial, Piter Sahetapy warga Passo mengunggah adanya beras plastik, namun setelah dicek kebenarannya, ternyata itu tidak benar. “Kita sudah cek lapangan, tetapi tidak ada temuan beras plastik di Kota Ambon,” kata Elvis  kepada wartawan di Ambon, Senin (27/1).

Menurutnya, pihaknya juga telah mengambil sampel dari salah satu toko  di kawasan Passo untuk diteliti kembali di laboratorium. “Kita sudah mengambil sempel, dan akan diuji zat kimianya di Balai Riset dan Standarisasi Industri untuk membuktikan secara ilmiah benar tidaknya ada beras plastik di kawasan Passo,” jelas Elvis. Dikatakan, seminggu yang lalu setelah mendapat informasi adanya beras plastik beredar di Ambon tim dari Satgas Pangan tiap hari mengecek kebenaran informasi di sejumlah pasar, tapi tidak ditemukan.

Setiap kios katanya sudah dicek ternyata tidak ditemukan adanya keberadaan beras plastik di Ambon. “Kita juga sudah mendatangi langsung Piter Sahetapy yang membuat videonya, untuk mengkonfirmasi yang bersangkutan. Berasnya sudah disita, beliau sudah diambil keterangan oleh Kasat Reskrim Polresta Ambon. Nanti kita uji juga yang dari toko tempat dia membeli beras supaya kita bisa mengetahui kebenaran,” tegas Elvis.

Kepala BPOM Ambon, Hariani menambahkan selain di Ambon, dipastikan bahwa informasi beras berbahan plastik yang beredar di Tual, Maluku Tenggara, adalah hoaks. Sebab, setelah dicek, tidak ada beras plastik yang beredar di wilayah tersebut. Terkait kasus itu, Hariani mengimbau warga agar tidak perlu panik. Sebab, semua produk makanan yang beredar di Maluku semuanya telah diawasi. “Masyarakat tidak perlu khawatir, semua produk yang beredar di pasaran sudah kita awasi sesuai dengan kewenangan masing-masing. Begitu juga dengan yang di Tual, wakil wali kota juga sudah turun makan beras bersama di lapangan, tidak ada plastiknya, tidak benar itu,” kata Hariani.