Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Maluku Tengah masa bakti 2025-2030 resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di Baileo Ir. Soekarno Kota Masohi dan dihadiri oleh Bupati Maluku Tengah, Forkopimda, Pimpinan OPD Maluku Tengah, dan Ketua Dekranasda Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa beserta Pengurus Dekranasda Maluku. Rabu (15/10).
Pelantikan ditandai dengan pembacaan naskah pelantikan Pengurus Dekranasda dan dilanjutkan dengan penandatanganan naskah pelantikan oleh Ketua Dekranasda Maluku Tengah, Ny. Asnawiyah Sahubawa, disaksikan oleh Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, didampingi Asisten dan staf Ahli.
Dalam sambutannya Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, minta kepada para pengurus untuk untuk menyatukan kekuatan dan potensi yang dimiliki, untuk mendorong lebih keras upaya mengembangkan dan melestarikan warisan budaya bangsa serta peningkatan kualitasnya, melalui kerja-kerja yang luar biasa dan cepat. Pengurus diminta untuk melakukan penyesuaian dan merancang program-program yang lebih baik serta harus menjadi lokomotif penggerak ekonomi kreatif dan wadah pemberdayaan pengrajin lokal.














Dirinya menyebutkan bahwa masih banyak potensi kerajinan daerah yang belum dikelola secara optimal sehingga dibutuhkan kerja inovatif, kolaboratif dan adaptif terhadap bentuk pemasaran digital dengan memanfaatkan berbagai platform digital yang ada.
“Kita memiliki potensi luar biasa. Dengan inovasi, kerja sama, dan strategi pemasaran yang tepat, produk kerajinan Maluku Tengah bisa bersaing di level nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah, dirinya memberikan perhatian penuh dan mendukung program dan kegiatan Dekranasda dalam menumbuhkembangkan sektor industri di Maluku Tengah.
Menurutnya, penguatan sektor kerajinan lokal bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal identitas budaya dan pemberdayaan masyarakat. Ia berharap Dekranasda Kabupaten Maluku Tengah dapat menjalankan tugasnya secara profesional, kreatif, dan berdampak nyata bagi kemajuan daerah.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Maluku Maya Baby Lewerissa dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Dekranasda dalam memperkuat industri kerajinan berbasis budaya lokal.
“Maluku Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang harus kembangkan melalui tangan-tangan terampil dan produktif, sehingga menghasilkan produk-produk industri yang bernilai ekonomis dan berdaya saing yang berbasis budaya lokal, ujarnya.
Maya menambahkan bahwa Pengurus Dekranasda Maluku Tengah terus bersinergi dengan pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam memajukan kerajinan daerah. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penumbuhan dan pengembangan industri kerajinan di bumi Pamahanusa.
Menurutnya, Dekranasda memiliki posisi strategis dalam menggerakkan ekonomi kreatif, melestarikan kearifan lokal, serta mengangkat identitas budaya daerah melalui produk kerajinan.
Pada akhirnya sambutannya, Ketua Dekranasda Maluku Maya Lewerissa mengucapkan Selamat kepada seluruh Pengurus Dekranasda Maluku Tengah Masa Bakti 2025-2030 yang baru dilantik untuk terus mengabdi membangun industri kerajinan menuju level yang lebih tinggi.
Setelah Pelantikan diakhiri dengan sesi foto Bersama Ketua Dekranasda Maluku, Bupati, Forkopimda, Pengurus Dekranasda Maluku, Pengurus Dekranasda Kabupaten Maluku Tengah. (MCIndag_ MP)