Pantauan 22 Juli 2020, Harga Komoditi Cabe Turun hingga 6 persen dari harga kemarin

Kegiatan sidak pengawasan dan Dalam rangka menjaga ketersediaan dan kestabilan harga barang kebutuhan pokok, maka Dinas Perindag Provinsi Maluku dan Tim Satgas Pangan Terpadu Provinsi Maluku intens melakukan sidak selama masa pandemi covid 19.

Rabu, 22 Juli 2020, Kegiatan pemantauan dimulai di PASAR TRADISIONAL MARDIKA DAN BATU MERAH, untuk memantau perkembangan harga barang kebutuhan pokok, dan menemukan bahwa umumnya harga barang kebutuhan pokok stabil, dengan fluktuasi untuk 2 (dua) komoditas yaitu, Cabe merah keriting dan Cabe rawit merah dimana untuk kedua komoditas mengalami penurunan harga yakni Cabe merah keriting turun menjadi rata-rata Rp.48.333,- per kg, yang disebabkan oleh masuknya pasokan ke Pasar Tradisional dari sentra lokal Namlea Pulau Buru dan Pulau Seram dan Cabe rawit merah turun menjadi rata-rata Rp.45.000,- per kg yang disebabkan oleh masuknya pasokan ke Pasar Tradisional dari dari sentra lokal Namlea Pulau Buru dan sentra luar daerah Makassar dengan kapal penumpang PT. Pelni yakni KM. Ngapulu.

Tim melanjutkan pemantauan ke Pemasok barang kebutuhan pokok di kawasan Ruko Batu merah, dimulai dari TOKO AL, dimana Tim bertemu dengan Budi yang memberikan informasi bahwa persediaan bawang putih sebanyak 1.200 kg dan dijual bersih pada harga Rp.20.000,- per kg. Harga jual bawang putih yang masih kotor dijual Rp.14.000,- per kg, Bawang merah bersih dijual Rp.35.000,- per kg, dan yang masih kotor dijual Rp.26.000,- sampai Rp.27.000,- per kg persediaan bawang merah mencapai 4.000 kg.

Kemudian di TOKO NORI, Tim bertemu dengan Mail, yang menjelaskan bahwa stok Bawang merah tersisa sebanyak 250 kg, dijual kotor Rp.28.000,- per kg dan bersih Rp.36.000,- per kg. Sementara stok Bawang putih sebanyak 5.000 kg dijual bersih Rp.20 000,- per kg, sedangkan yang masih kotor dijual Rp.14.000,- per kg. Rencana masuk komoditas barang kebutuhan pokok dengan menggunakan kapal kontainer PT. SPIL pada hari Kamis, 23 Juli 2020 yaitu Bawang merah sebanyak 5.000 kg, Bawang putih sebanyak 10.000 kg dan Telur ayam broiler sebanyak 500 ikat yang rencananya akan dijual dengan harga Rp.300.000,- per ikat.

UD. DUA PUTRA memiliki persediaan bawang putih sebanyak 200 Kg dan dijual pada harga Rp.20.000,- per kg. harga jual bawang putih yang masih kotor dijual Rp.14.000,- per kg, Bawang merah bersih dijual Rp.40.000,-  per kg, yang masih kotor dijual Rp.27.000,- per kg, persediaan bawang merah mencapai 5.000 kg. Rencana masuk pada hari Jumat, 24 Juli 2020 yakni Bawang merah sebanyak 7.000 kg dan Bawang putih sebanyak 7.000 kg.

Di TOKO INAN JAYA Tim bertemu dengan Syam, yang menjelaskan bahwa stok Bawang merah tersisa sebanyak 2.000 kg yang dijual bersih Rp.38.000,- per kg,  dan yang masih kotor dijual Rp.27.000,- per kg. Persediaan Bawang putih sebanyak 2.000 kg dijual bersih Rp.20 000,- per kg, dan kotor dijual Rp.14.000,- per kg. Pasokan komoditas barang kebutuhan pokok selanjutnya sebanyak 1 kontainer adalah dengan menggunakan kapal kontainer milik PT. Tanto Intim Lines pada hari Sabtu, 25 Juli 2020 yakni Gula merek KBA dan Garam kasar. Sementara harga komoditas barang kebutuhan pokok lainnya seperti Bawang Bombay Rp.330.000,- per karung @20kg, Kacang Hijau masih tetap Rp.500.000,- per karung @25kg, Kacang tanah Rp.1.450.000,- per karung @50kg dan Gula KBA Rp.630.000,- per karung @50kg.

Kemudian di TOKO ABDUL, yang berlokasi di Ruko Pasar Mardika depan Hotel Wijaya II, stok Bawang merah tersisa sebanyak 1.000 kg dengan harga jual kotor Rp.26.000,- per kg dan bersih Rp.38.000,- per kg. Sedangkan Bawang putih tersisa 800 kg dengan harga jual kotor Rp.13.000,- per kg dan bersih Rp.20.000,- per kg.(PDN)