320 ton barang kebutuhan di berangkatkan menuju wilayah sulit dijangkau di Provinsi Maluku

Rabu, 15 Juli 2020. Dalam rangka memantau pemuatan dan distribusi barang kebutuhan pokok  pada Kapal Tol Laut KM. Sabuk Nusantara 34 dan KM. Sabuk Nusantara 87 yang melayari wilayah perbatasan dan wilayah-wilayah terpencil maka Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Elvis Pattiselano bersama  Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Anos Yeremias mengunjungi  Pelabuhan Yos Sudarso Ambon didampingi Kepala PT. Pelni Cabang Ambon.

Kunjungan diawali di KM. SABUK NUSANTARA 34, Kapal ini memuat barang kebutuhan pokok masyarakat untuk pasokan di wilayah sulit dijangkau dan dilayari, yakni wilayah Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya Provinsi Maluku dengan rute Ambon – Tual – Molu – Larat – Saumlaki – Marsela – Kroing/Letwurung – Dawera/Dawelor – Lewa/Dai – Tepa – Lela/Elo – Lakor – Moa – Kisar/Wonreli – Arwana – Romang – Wulur – Kisar PP , dinahkodai oleh Capt. Pelaut Marthen dengan operator pelayaran PT. Citra Baru Adinusantara bekerjasama dengan PT. Barokah Ambon yang merupakan kapal Tol Laut.   Berdasarkan manifest kapal, KM. Sabuk Nusantara 34 memuat sebanyak 230 ton barang yang berasal dari beberapa pelaku usaha distribusi di kota Ambon. Dengan rencana keberangkatan pada hari ini Rabu, 15 Juli 2020 pukul 17.00 WIT.

Selanjutnya di KM. SABUK NUSANTARA 87, dengan operator pelayaran PT. Pelni, melayari wilayah Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Maluku Barat Daya Provinsi Maluku sampai ke Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan rute Ambon – Amahai – Serua – Nila – Teon – Bebar  – Wulur – Tepa – Lelang – Luang – Lakor – Moa – Leti – Kisar – Arwala – Ilwaki – Lirang – Kupang PP, muatan utamanya adalah barang kebutuhan pokok masyarakat di wilayah-wilayah terpencil ini. Salah satu pelaku usaha di Kota Ambon yang memasok kebutuhan ke Damer di Kabupaten Maluku Barat Daya adalah Toko Rahmat di Ruko Batu Merah dengan komoditas barang kebutuhan pokok seperti, Gula pasir, Minyak goreng, Mie Instan, Beras, dan barang campuran lainnya. Berdasarkan manifest kapal yang diperoleh dari PT. Pelni, KM. Sabuk Nusantara 87 memuat sebanyak 90 ton barang yang berasal dari beberapa pelaku usaha distribusi di kota Ambon. Dengan rencana keberangkatan pada hari ini Rabu, 15 Juli 2020 pukul 17.00 WIT.  (PDN)